TEMBUSPANDANG - Ini merupakan sebuah kesaksian dari diriku pada saat mengikuti Pelatihan Ilmu Tembus Pandang dan Bio Energi Sejati di Komunitas Tembus Pandang yang dilakukan secara jarak jauh dan dibimbing langsung melalui WhatsApp.
Pada awalnya, aku merasa ragu apakah metode ini benar-benar akan memberikan hasil. Namun, dengan bimbingan yang sabar dari sang guru, aku mulai menjalani setiap tahapan dengan penuh keyakinan.
Saat proses pembangkitan energi dilakukan, aku merasakan hawa panas menjalar ke seluruh tubuh, seakan ada aliran listrik yang mengalir di setiap nadiku. Tubuhku mulai bergetar, terutama di area antara kedua kening.
Sensasi ini semakin kuat ketika aku mulai melakukan latihan meditasi dzikir seperti yang diperintahkan.
Ketika dzikir semakin mendalam, aku merasakan ketenangan luar biasa yang sulit digambarkan dengan kata-kata. Perlahan, dalam pandangan mata batinku, aku melihat sesuatu yang tidak biasa. Di hadapanku, hadir sesosok laki-laki tua dengan wajah bercahaya, mengenakan pakaian mirip seorang ulama.
Sorot matanya teduh namun penuh wibawa, seolah-olah sedang mengamatiku dengan penuh perhatian. Aku berusaha mengingat-ingat, tetapi wajahnya tampak asing bagiku. Meski demikian, keberadaannya membuat hatiku dipenuhi perasaan damai yang sulit dijelaskan.
Saat aku masih terhanyut dalam pengalaman ini, tiba-tiba
suasana di sekelilingku berubah. Aku merasa tubuhku seperti melayang,
seakan-akan ada kekuatan yang membawaku ke suatu tempat yang belum pernah
kukunjungi sebelumnya.
Dalam sekejap, aku sudah berada di atas hamparan hijau yang luas, sebuah hutan lebat dengan pepohonan menjulang tinggi. Udara terasa begitu segar, dan di kejauhan terdengar suara aliran sungai yang jernih. Aku merasa seolah menjadi bagian dari alam itu, mengapung di atasnya seperti burung yang sedang terbang.
Sensasi ini begitu nyata, seakan tubuh kasarku telah kutinggalkan di dunia nyata dan yang tersisa hanyalah kesadaranku yang berjalan bebas.
Dalam momen itu, aku menyadari betapa luasnya dunia yang
selama ini tidak bisa kulihat dengan mata biasa. Pengalaman ini mengajarkan
bahwa mata batin adalah gerbang menuju realitas yang lebih dalam.
Semoga dengan ilmu ini, aku bisa semakin mengasah ketajaman mata batinku dan menggunakannya untuk membantu sesama, sebagaimana yang diajarkan oleh para guru spiritual. Pengalaman ini baru permulaan, dan aku yakin perjalanan keilmuan ini masih akan membawaku pada pengalaman-pengalaman luar biasa lainnya.
Posting Komentar untuk "Kesaksian Murid || Bpk. Yusup ( Wonosobo ) || No HP. 08572384489#"